Siti Hinggil Selo Belah | Kumpulan Tjah Ngambarsari

Kamis, 06 September 2012

Siti Hinggil Selo Belah

Siti Hinggil Selo Belah

Siti Hinggil Selo Belah

Pada Postingan kali ini, Web Blog Kumpulan Tjah Ngambarsari akan mengulas secara lengkap salah satu Objek Wisata yang terkenal di Ngambarsari yakni Kawasan Objek Wisata Selo Belah. Di Profil Desa Ngambarsari pada Blog ini, juga telah dinukilkan sedikit tentang selo Belah ini, dan pada postingan kali ini kami mencoba melengkapinya. Kawasan Objek Wisata Selo Belah kadang juga disebut sebagai "Siti Hinggil Selo Belah" yang berarti Tanah Di ketinggian(Arti lain: Tanah yang ditinggikan/dimuliakan/diagungkan) pada daerah Selo Belah(Batu Terbelah), yang bila kita lihat secara langsung memang kawasan Selo Belah ini terletak di sebuah Daerah perbukitan yang tinggi dan diapit dua pegunungan di sekelilingnya, selain itu terdapat juga Dua batu Besar yang terbelah disini. Namun secara umum, kawasan ini cuma disebut sebagai Selo Belah. Secara historis, sebelumnya kawasan ini merupakan kediaman pribadi milik mantan Wakil Bupati Wonogiri Bp. Soemarmo, yang pada akhirnya kini diperbahurui, direnovasi dan dijadikan sebagai salah satu Objek Wisata dan Cagar Budaya di Wonogiri.

Selayang Pandang Selo Belah


Secara Geografis, kawasan Selo Belah ini terletak di Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Wonogiri dan tercangkup dalam wilayah 3 Desa yakni Desa Ngambarsari, Desa Tegiri dan Desa Temboro. Cakupan wilayahnya sendiri seluas kurang lebih .... Ha. Hampir disekelilingnya dilingkupi Perkebunan Cengkeh dan Pegunungan yang berjajar yang menambah keindahannya. Dan berada pada bukit dan pegunungan dengan ketinggian kurang lebih 1000 m dpl. Tentunya dengan ketinggiannya suasana dingin serta sejuk melingkupinya dan sangat disarankan anda memakai baju tebal bila berniat mengunjunginya. 

Peta Satelit Selo Belah

Selo Belah dalam Peta Wisata Wonogiri


Kawasan Selo Belah ini dapat diakses bila kita dari kota Solo/Wonogiri dengan menaiki Bus menuju baturetno. Dari sana, anda dapat mencari dan menaiki mobil sewa/Angkot yang menuju Selo Belah, biasanya yang ke Ngambarsari atau Tegiri. Untuk masalah Transportasi ke Selo Belah lebih lengkapnya anda dapat menghubungi salah satu pemilik Armada Ngambarsari, yakni Mas Andri. Bagi anda yang membawa kendaraan sendiri, sebagai tambahan informasi dan pedoman, dibawah ini ada rute menuju Selo Belah secara singkat disertai gambar.
Rute Singkat  menuju Selo Belah :
Solo/Wonogiri - Baturetno(Batu) - Batuwarno - Pertigaan Simpang Karangtengah Ngambarsari - Selo Belah

Bila anda sudah melewati Batuwarno menuju Karangtengah, Anda akan menemui Gapura Selamat Datang Di Kecamatan Karangtengah :
Gapura Selamat Datang Karangtengah

Kemudian jarak kurang lebih 1 meter ada persimpangan tiga, silahkan belok kanan bila dari arah Batuwarno. Dipersimpangan tersebut sudah ada papan penunjuk arah menuju Selo Belah :

Papan penunjuk Arah Selo belah

Anda sudah akan sampai ke Siti Hinggil Selo Belah, bila anda telah menemui Papan Selamat Datang Di Selo Belah seperti dibawah ini  :

Papan Selamat Datang Di Selo Belah

Kompleks Kawasan Selo Belah ini sendiri terbagi menjadi beberapa area yang bisa kita kunjungi. Secara garis besar terbagi menjadi 3 kompleks, yakni kompleks Pendopo pertama, kompleks pendopo Kedua, Kompleks Kebon Cengkeh dan Kebun Durian. Pertama kali, kita akan memasuki Kompleks Pendopo Pertama yang disambut dengan adanya Tugu Patung Pangeran Diponegoro yang diapit dua Tugu simbol Kebun Cengkeh dan Durian. Ada banyak jalan dan anak tangga untuk memasuki Pendopo pertama ini. Bisa langsung dari Jalan raya sebelah barat yang disisi2nya ada replika stupa Borobudur, atau masuk ke sebelah timur selatan menaiki tangga disisi Menara Pantau setelah Patung P.Diponegoro.

Patung Pangeran Diponegoro
Lanskap Depan Selo Belah
Replika Stupa Borobudur Selo Belah



Memasuki Pendopo Bangunan pertama ini, kita akan temui halaman pendopo yang rapi disertai banyak patung2 penjaga, gazebo2 tempat duduk, ayunan, meriam, ataupun Menara Pantau yang mana kita bisa melihat keindahan Desa Ngambarsari dan Pegunungan disekitarnya lebih luas dari menara ini.

Meriam Selo Belah

Gazebo Selo Belah

Menara Pantau Selo Belah

Pada kompleks pendopo pertama ini terdapat Bangunan Rumah bercorak joglo dan tentunya dikelilingi berbagai patung. Dari dalam rumahnya sendiri yang bila kita tilik kedalam terdapat beberapa kursi, sofa, meja, Peralatan Gamelan, dll. 

Pendopo Joglo Selo Belah

Patung Ken Dedes Selo Belah

Patung Batas Selo Belah


Meninggalkan Kompleks Pendopo Pertama, kita menuju kompleks Pendopo kedua kurang lebih 50 meter melalui jalan yang sudah diaspal yang dihiasi pagar2 lampu yang cantik dan perkebunan cengkeh di sisi kiri dan kanannya. Didepan pendopo kedua ini kita akan disambut Gapura beratap yang bertuliskan "Bale Sri Manganti - Hastono Luhur Selo Kencono" yang secara etimologi berarti Tempat Penyambutan Raja/Orang Agung di Istana Agung Selo Kencono. Kemudian menaiki Tangga yang juga terdapat gapura kedua dengan tulisan "Kori Pangruwatan - Hastono Luhur Selo kencono" yang mana Kori sendiri menunjukkan arti sebutan tempat/lokasi/Gapura yang agung, sedangkan Pangruwatan berarti meruwat (menghilangkan sengkala/benih yang salah/yang tidak berwujud) jadi secara etimologi diartikan sebagai tempat yang digunakan untuk menghilangkan keburukan dan meraih kesempurnaan sehingga bisa diindentikkan sebagai tempat mencari ilmu atau persemedian serta pembersihan diri bagi segelintir orang.

Jalan Kompleks Selo Belah

Gapura Bale Sri Manganti Selo Belah

Gapura Kori Pangruwatan Selo Belah

Memasuki Pendopo Bangunan kedua ini, kita akan temui halaman yang agak berbeda dengan bangunan pertama. Meskipun tetap sama dihiasi Patung2 dan bangunan bercorak Joglo, namun halamannya terkesan tidak rapi dan tidak semuanya berubin seperti halnya Pendopo pertama, memang Bangunan di Pendopo ini adalah Bangunan Asli sebelum direnovasi ulang. Ada beberapa bangunan rumah di pendopo kedua ini, satu Bangunan Utama, dan bangunan kedua dibelakang bangunan utama. Pada bangunan kedua ini sangat mirip dengan sebuah pundhen peribadatan dan dijaga oleh 2 Patung Semar. Bangunan ini juga terdapat dua batu besar yang terbelah antara bangunan pertama dan kedua. Dibawahnya kita akan menemui salah satu Goa buatan yang dinamakan Goa K.Ratu Kencono Sari. Dari kisah penjaga Pendopo ini, Goa ini sering digunakan untuk hal2 spritual, semacam semedi dan lainnya sesuai dengan tujuan dari penulisan pada Gapura di Pendopo ini. Dan biasanya tiap tahun, pada hari2 khusus Jawa dan Islam, Kompleks Siti Hinggil Selo Belah ini memang sering digunakan untuk acara2 Ritual Tirakatan, Kirab Pusaka, dan Pagelaran Wayang Kulit serta acara2 yang bersifat kejawen.

Pendopo Kedua Joglo Selo Belah

Halaman Pendopo Kedua Selo Belah

Batu terbelah Selo Belah

Goa K.Ratu Kencono Sari Selo Belah

Pundhen Selo Belah
Sedangkan pada hari - hari biasanya, Kompleks Selo Belah banyak dikunjungi warga sekitar untuk sekedar rekreasi, sebagian besar merupakan remaja dan anak2 ABG. Namun disayangkan di kompleks Selo Belah ini kebanyakaan dan seringnya digunakan para remaja untuk berpacaran, bahkan waktu2 yang telah lalu Selo Belah sempat diidentikkan sebagai lokasi tempat terjadinya prostitusi dan tindak kejahatan pemerkosaan. Hal ini mengundang keprihatinan kita untuk mendorong Pemerintah setempat lebih menertibkan dan menjaga Komplek Siti Hinggil Selo Belah ini sebagai tempat Rekreasi yang nyaman, dan jauh dari hal-hal/stigma negatif lainnya. Nach, berangkat dari ulasan kali ini, Web Blog Kumpulan Tjah Ngambarsari juga mengajak Sobat Tjah Ngambarsari sekalian untuk berkunjung sekaligus turut menjaga Kompleks Siti Hinggil Selo Belah ini sebagai tempat belajar, Cagar Budaya, dan rekreasi yang menyenangkan.

Patung Menjangan Selo Belah

Patung Penjaga Selo Belah

Sisi lain dari kompleks Selo Belah yang turut menambah daya tarik kawasan ini adalah adanya Perkebunan Cengkeh yang mengelilinginya. Pada musim panen, Perkebunan ini menghasilkan berton2 Cengkeh sekali panen. Merujuk pada dua simbol seperti yang terlihat pada saat memasuki kompleks ini, disamping Cengkeh ada pula Kebun Durian yang banyak pula ditanam di Kompleks Selo Belah ini. Dan tentunya, bila masa panennya, kita juga bisa sedikit mencicipi buah durian hasil perkebunan di Selo Belah ini.

Kebun Cengkeh Selo Belah

Nach demikianlah sedikit ulasan Web Blog Kumpulan Tjah Ngambarsari tentang Siti Hinggil Selo Belah ini. Semoga dengan adanya posting ini bisa mengajak Sobat Ngambarsari untuk berkunjung atau kembali datang  ke Kompleks Selo Belah ini. Disamping itu pula dapat menambah informasi dan wawasan Sobat Ngambarsari tentang salah satu Obyek Wisata sekaligus Cagar Budaya di Wonogiri. Terima kasih sudah berkunjung ke blog ini.

All Original Photos photographed & uploaded by Yusuf Abdullah in Google Plus Gallery.

Description: Siti Hinggil Selo Belah Rating: 5.0 Reviewer: Ngambarsari Dunia Maya ItemReviewed: Siti Hinggil Selo Belah

Baca ini juga :

Monggo Dikomen Ngangge Facebook Sampeyan :


0 komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...